Tata Cara Bacaan Niat Doa Mandi Wajib Junub Dan Setelah Haid Bagi Wanita Laki-Laki

Mandi wajib adalah sebuah amalan yang harus dipenuhi oleh setiap orang apabila sedah melakukan atau terjadi sesuatu yang menyebabkan di wajibkan mandi tersebut seperti apabila setelah keluar air mani, sesudah mengerjakan sesuatu antar suami dan istri, bermimpi gituan, setelah haid, nifas dan wiladah. Apabila salah satu dari kesemuanya tersebut terjadi pada laki-laki atau perempuan maka di wajibkan atas dia untuk mendi besar atau adus.

Apabila seseorang sudah melakukan hal seperti yang diatas misalnya setelah begituan suami istri lantas dia tidak segera melakukan mandi wajib (mandi besar) maka ancaman untuknya yaitu tidak di perbolehkan melakukan berbagai aktivitas ibadah seperti sholat, wukuf, membaca al-qur'an bahkan tidak di anjurkan masuk mesjid dan lain sebagainya. Kenapa orang tersebut tidak boleh mengerjakan ibadah sebab dia masih memiliki hadats besar yang hanya bisa hilang mandi di sertai dengan doa mandi wajib yang di maksudkan.

Lalu apakah ada perbedaan antara mandi biasa dengan mandi besar? tentu, jika mandi biasa pada umumnya hanya sekedar bertujuan untuk membersihkan dan menyegarkan tubuh cukup membasahi dengan air sampai bersih tanpa ada niat dan aturan tertentu yang di haruskan. Akan tetapi dalam mandi wajib, di haruskan membacakan doa atau niat serta harus mematuhi tata cara yang telah di tentukan, sebab mandi wajib karenna hadats bernilai ibadah.

Tata Cara Bacaan Niat Doa Mandi Wajib Junub Dan Setelah Haid Bagi Wanita Laki-Laki

Dalam mandi wajib tidak bisa di lakukan dengan sembarangan karena seperti di sebutkan tadi bahwa harus memenuhi ketentuan atau tata cara seperti basuhlah seluruh bagian luar badan hingga merata termasuk kulit yang di tumbuhi dengan rambut atau bulu maka air harus sampai ke sela-sela bagian dalam pangkal rambut serta pada basuhan pertama harus seja niat melakukan mandi wajib karena junub atau haid dan sejenisnya.

Di samping itu juga dalam mandi wajib ada hal-hal sunnah yang sebaiknya tidak boleh di tinggalkan seperti mulai dengan membasuh kedua telapak tangan, mengilangkan dulu najis yang menempel di badan apabila ada, berwudhu seperti ketika akan sholat, di mulai dari kepala, mendahulukan basuhan badan bagian kanan lalu nanti bagian kiri dan yang lainnya, Sehingga apabila kewajiban mandi tersebut hingga kesunnahannya terpenuhi maka akan lebih sempurna.

Niat Mandi Wajib Setelah Junub

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul gusla liraf'il hadtsil akbari fardhan lillahi ta'alaa

Artinya : Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah Taala.

Nait Mandi Wajib Setelah Haid

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul gusla liraf'il hadatsil haidi lillahi ta''alaa

Artinya : Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats haid karena Allah Ta'ala

Mengenai pengetahuan tentang mandi wajib sebenarnya masih banyak pembahasan yang harus di perjelas lagi, sehingga apabila di karenakan ini menjadi rutinitas kewajiban sehingga bagi anda yang belum mengetahuinya jangan hanya mempelajari sampai di sini saja tetapi juga pahami semua yang berkaitan dengan tata cara bacaan niat doa mandi wajib junub dan setelah haid bagi wanita laki-laki dan lain sebagainya, agar dengan memahaminya bisa melakukan mandi besar ini lebih sempurna.