Tata Cara Niat Dan Doa Shalat Tolak Bala Lidaf'il Bala

Tata Cara Niat Dan Doa Shalat Tolak Bala Lidaf'il Bala - Hari rabu terakhir bulan safar sering juga di sebut deng rebo wekasan, di hari rabu ini menurut kebanyakan para Auliya Allah yang memiliki pengetahuan spiritual yang sangat tinggi mengatakan bahwa pada setiap tahun, Allah swt menurunkan 320.000 macam bala bencana ke bumi dan semua itu pertama kali terjadi pada hari Rabu terakhir di bulan Shafar (As Syeikh Al Kamil Fariduddin As Sukar Janji di dalam kitab "Al Jawahir Al Khoms") yang dikenal dengan Rabu Wekasan. Oleh sebab itu hari tersebut menjadi hari yang terberat di sepanjang tahun. Maka di sunnatkan untuk melakukan shalat yaitu sholat tolak bala.

Shalat tolak bala yaitu Shalat sunnah yang di kerjakan untuk memohon ampunan dari bala bencana (lidaf’il balaa) dan sudah jamak laksanakan oleh pengikut Jamiyyah Nahdlatul Ulama di Indonesia dan seluruh dunia. meski dalam khasanah pemikiran NU sendiri shalat ini diterima dengan baik dan memodifikasi/meluruskan ajaran islam-kejawen yang memelencengkannya menjadi Sholat Rebo Wekasan. KH.Hasyim Asy’arie pendiri NU juga pernah berfatwa, tidak boleh mengajak atau melakukan sholat Rebo wekasan karena hal itu tidak ada syariatnya.

KH.Mustofa Bisri(Gus Mus) berfatwa kalau dikampung-kampung masih ada orang yang menjalankan sholat rebo wekasan, ya niatnya saja yang harus diubah. Jangan niat sholat Rebo wekasan, tapi niat sholat sunat gitu saja, atau niat sholat hajat walau hajatnya minta dijauhkan dari bala’, pokoknya jangan niat sholat Rebo wekasan karena memang nggak ada dasarnya. Dan kepada mereka yang jadi panutan masyarakat harus menjelaskan soal ini.” Shalat sunnah lidaf’il balaa ini tak harus dilakukan di hari rabu terakhir bulan safar, tapi dimana kala ketika kita merasa firasat buruk akan adanya bala bencana.

Tata Cara Shalat Tolak Bala Di Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

Tata cara sholat tolak bala

Dapat dilakukan secara sendiri sendiri atau ber jama’ah dan di kerjakan sebagaimana sholat-sholat pada umumnya
Jumlah raka’at = 4 raka’at dengan 2 kali salam dengan bacaan setelah al fatihah :
Surat al kautsar (17x)
Surat al Ikhlas (5x)
Surat al Falaq dan an Nas masing masing (1x)

Niat Shalat Tolak Bala

اُصَلِّي سُنَّةً لِدَفْعِ الْبَلاَءِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatal lidaf’il balaa rokatainii lillaahi ta’ala

Saya sholat sunnah untuk tolak bala dua rakaat karna allah ta'ala.

Doa setelah shalat Tolak Bala

Bismilaahir rahmaanir rahiim
Wa shallallaahu alaa sayyidinaa muhammadin wa alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.
Allaahumma yaa syadiidal quwa wa yaa syadidal mihaal yaa aziiza dzallat Li’izzatika jamii’u khalqika ikfinii min jamii’I khalqika yaa muhsinu yaa mujammilu yaa mutafadh-dhilu yaa mun’imu yaa mukrimu yaa man laa ilaaha illa anta bi rahmatika yaa arhamar raahimiin Allaahumma bisirril hasani wa akhiihi wa jaddihi wa abiihi ikfinii syarra haadzal yawma wa maa yanzilu fiihi yaa kaafii fasayakfiyukahumul-laahu wa huwas-samii’ul ‘aliim. Wa hasbunallaahu wa ni’mal wakiilu wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim. Wa shallallaahu ta’aalaa ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wasallam

(Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Semoga shalawat dan salam Allah senantiasa tercurah pada junjungan kami, Nabi Muhammad saw, keluarga dan para sahabatnya. Allahumma, Ya Allah, Tuhan Yang Maha Memiliki Kekuatan dan Keupayaan; Ya Allah, Tuhan Yang Mahamulia dan karena Kemuliaan-Mu itu, menjadi hinalah semua makhluk ciptaan-Mu, peliharalah aku dari kejahatan makhluk-Mu; Ya Allah, Tuhan Yang Maha Baik Perbuatan-Nya; Ya Allah, Tuhan Yang Memberi Keindahan, Keutamaan, Kenikmatan dan Kemuliaan; Ya Allah, Tiada Tuhan kecuali hanya Engkau dengan Rahmat-Mu Yang MahaPenyayang.
Allaahumma, Ya Allah, dengan rahasia kemuliaan Sayyidina Hasan ra dan saudaranya (Sayyidina Husein ra), serta kakeknya (Sayyidina Muhammad saw) dan ayahnya (Sayyidina `Ali bin Abi Thalib ra), peliharalah aku dari kejahatan hari ini dan kejahatan yang akan turun padanya; Ya Allah, Tuhan Yang Maha Memelihara, cukuplah Allah Yang Maha Memelihara lagi Maha Mengetahui untuk memelihara segalanya. Cukuplah Allah tempat kami bersandar; tiada daya dan upaya kecuali atas izin Allah Yang Maha Tinggi lagi MahaAgung. Amin.

Nah jadi kita ambil kesimpulan bahwa Shalat Tolak bala ini bukan sholat sunnah yang hanya di kerjakan pada rabu wekasan saja, tapi bisa di kerjakan kapan saja, tapi mungkin kebanyakan mengetahui bahwa sholat tolak bala ini di kerjakan pada rabu wekasan saja, padah kenyataannya tidak sebagaimana yang telah di bahas di atas.

Itulah ulasan kami kali ini tentang shalat tolak bala, mudah mudahan apa yang kami bahas ini bermanfaat bagi kita semua, dan mudah-mudahan kita semua bisa mengamalkannya dengan baik. Mengingat ini ada hubungannya dengan hari rabu terakhir bulan safar maka silahkan di lihat doa rebo wekasan yang telah kami sajikan di halaman lainnya.