Syarat Rukun Dan Sunnah Khutbah Shalat Jumat

Syarat Rukun Dan Sunnah Khutbah Shalat Jumat - Khutbah jumat adalah sebuah perkataan yang mencakup pujian kepada allah swt, shalawat kepada rosululloh saw, serta doa untuk kaum muslimin dan muslimat dan nasihat serta peringatan kepada mereka, yang berisi wasiat dengan taqwa. Khutbah ini merupakan suatu rukun dari shalat jumat. tidak boleh di tinggalkan serta harus di sampaikan oleh orang yang mengerti terhadap hukum-hukum islam misalnya para kiyai.

Ada banyak hal yang perlu di perhatikan dalam khutbah jumat terutama bagi khotib (orang yang berkhutbah) di antaranya yang tidak boleh tertinggal adalah syarat dan rukun khutbah jumat. dua hal ini merupakan hal yang sangat penting untuk di ketahui, karena akan menjadi ukuran antara syah dan tidaknya sebuah khutbah.

Makanya dalam melaksanakan khutbah jumat atau khutbah yang lainnya seperti khutbah hari raya idul fitri serta khutbah hari raya idul adha, sangat penting di bacakan atau di bawakan oleh seseorang yang pintar serta paham terhadap hukum-hukum islam, karena orang yang mengerti akan hal itu akan lebih berhati-hati dalam melaksanakan khutbahnya. Di bawah ini akan kami tulis syarat sertanya tetapi jangan lupa lihat niat shalat jum'at.

Syarat Rukun Dan Sunnah Khutbah Shalat Jumat

Syarat Khutbah Shalat Jumat

1. Khatib harus berdiri pada dua khutbah jika ia mampu, dan di antara dua khutbah dipisah dengan duduk.

Sebagai mana dalam sebuah hadist di sebutkan Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يَخْطُبُ خُطْبَتَيْنِ يَقْعُدُ بَيْنَهُمَا

Artinya : “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan dua khutbah dan duduk di antara keduanya.” (HR. Bukhari no. 928).

Juga dalam hadist lain di katakan dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يَخْطُبُ قَائِمًا ثُمَّ يَقْعُدُ ثُمَّ يَقُومُ ، كَمَا تَفْعَلُونَ الآنَ

Artinya : “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berkhutbah sambil berdiri kemudian duduk lalu beliau berdiri kembali. Itulah seperti yang kalian lakukan saat ini.” (HR. Bukhari no. 920 dan Muslim no. 862)

2. Khutbah dilakukan kemudian shalat.

3. Khatib harus suci dari hadats kecil maupun hadats besar, suci pula dari najis yang tidak dimaafkan seperti pada pakaian, badan dan tempat, begitu pula khatib harus menutup aurat.

4. Khutbah itu seperti shalat dan sebagai gantian dari dua raka’at yang ada pada shalat Zhuhur. Oleh karenanya sama halnya dengan shalat, disyaratkan pula syarat sebagaimana shalat.

5. Rukun khutbah harus diucapkan dengan bahasa Arab.

Rukun khutbah mesti diucapkan dengan bahasa Arab walaupun rukun khutbah tersebut tidak dipahami. Jika tidak ada yang paham bahasa Arab dan berlalunya waktu, maka semuanya berdosa dan Jumatan tersebut diganti dengan shalat Zhuhur. tetapi jika ada yang mengerti akan bahasa itu maka tidak apa-apa.

6. Tertib (berurutan) dalam mengerjakan rukun khutbah, lalu tertib pula dalam khutbah pertama dan kedua, lalu shalat.

Jika ada jarak yang lama (yang dianggap oleh ‘urf itu lama) antara khutbah pertama dan kedua, juga ada jarak yang lama antara kedua khutbah dan shalat, khutbah jadi tidak sah. Jika mampu, wajib dibuat berurutan. Jika tidak, maka shalat Jumat diganti shalat Zhuhur.

7. Yang mendengarkan khutbah atau ahli shalat jumat harus 40 orang mukimin di kampung itu.


8. Khutbah Jum'at harus dilakukan dalam waktu dzuhur.

Rukun Khutbah Shalat Jum'at


1. Mengucapkan Hamdallah (Alhamdulillah)

2. Membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW

3. Berwasiat untuk/dengan Taqwa

4. Membaca Ayat Al-Qur'an meski hanya satu ayat

5. Berdoa untuk kaum Mukminin

6. Rukun khutbah yang terakhir atau kelima yaitu berdoa memohon ampunan atas orang-orang mukminin.

Ke lima rukun ini tidak boleh di tinggalkan oleh khotib. dalam arti wajib bagi khotib untuk melaksanakan rukun tersebut.

Itulah yang termasuk syarat dan rukun khutbah jumat yang di wajibkan kepada setiap khotib untuk melaksanakannya, mudah-mudahan apa yang kami sampaikan ini bermanfaat bagi kita semua, dan semoga menjadi suatu pengetahuan yang bisa kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari.