Keutamaan Shalat Tarawih Malam 1-30 Di Bulan Ramadhan Setiap Malam

Keutamaan Shalat Tarawih Malam 1-30 Di Bulan Ramadhan Setiap Malam - Shalat tarawih meerupakan salah satu shalat yang di lakasanakan selama bulan ramadhan serta termasuk amalan yang di sunatkan, yang mana di dalamnya memiliki berbagai keutamaan yang besar sekali, terutama bagi mereka yang bisa melaksanakannya mualai dari malam pertama sampai terakhir.

Sebenarnya shalat tarawih ini tidak ada perbedaan dengan shalat lainnya, baik itu dari sisi tata cara atau panduannya, gerakannya hingga bacaannya, yang menjadi perbedaannya cuma terletak pada waktu pelaksanaa yang hanya di kerjakan sebulan dalam setahun yaitu di malam bulan puasa ramadhan pada bacaan niatnya, karena memang niat ini selalu menjadi pembeda antara satu ibadah dengan yang lainnya.

Sementara untuk banyaknya rakaat pada shalat tarawih ini terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ulama, ada sebagian yang mengatakan shalat tarawih di laksanakan 8 rakaat dengan di tambah witir 3 rakaat, dan ada juga yang mengatakan 20 rakaat dengan di tambah witir 3 rakaat dan ini yang banyak di laksanakan umat muslim di indonesia khusunya sejak dulu.

Keutamaan Shalat Tarawih Malam 1-30 Di Bulan Ramadhan Setiap Malam

Meskipun shalat tarawih ini termasuk shalat sunnah, namun faedah, hikmah serta pahala yang ada di dalamnya sangat besar sekali, serta bisa menjadi salah satu amalan penyempurna di bulan puasa ramadhan. Maka dari itu sebagai umat muslim yang baik yang selalu taat terhadap aturan-aturan agama serta sunnah rosul, alangkah baiknya jika jika tidak pernah meninggalkan shalat ini. Dan berikut kami rangkum keutamaannya.

Malam ke-30 Ramadhan : Allah berfirman Ramadhan : Wahai hamba-Ku makanlah dari buah-buahan surga dan mandilah dari air Salsabila.”

Malam ke-29 Ramadhan : Allah memberikan ganjaran baginya 1000 hujjah (argumentasi) yang dapat diterima.

Malam ke-28 Ramadhan : Allah mengangkatnya 1000 derajat di surga.

Malam ke-27 Ramadhan : Pada hari kiamat ia akan melintasi Shirathul Mustaqim bagai kilat yang menyambar.

Malam ke-26 Ramadhan : Allah mengangkatnya seperti pahala 40 ulama.

Malam ke-25 Ramadhan : Allah mengangkat siksa kubur darinya.

Malam ke-24 Ramadhan : Dikatakan kepadanya, ‘Ada 24 doa yang dikabulkan.’

Malam ke-23 Ramadhan : Allah membangun baginya sebuah kota di surga.

Malam ke-22 Ramadhan : Pada hari kiamat ia akan datang dengan rasa aman dari semua kesulitan dan kecemasan.

Malam ke-21 Ramadhan : Allah membangunkan baginya sebuah rumah dari cahaya di surga.

Malam ke-20 Ramadhan : Dia diberikan pahala para syuhada dan orang-orang shaleh.

Malam ke-19 Ramadhan : Allah mengangkat derajatnya di surga Firdaus.

Malam ke-18 Ramadhan : Para malaikat memanggil, ‘Wahai Abdullah, sesungguhnya Allah telah meridhaimu dan meridhai kedua orang tuamu.’

Malam ke-17 Ramadhan : Diberikan pahala seperti pahala para Nabi.

Malam ke-16 Ramadhan : Allah Subhanahu wa Ta’ala menetapkan baginya kebebasan dari api neraka dan dimasukan ke surga.

Malam ke-15 Ramadhan : Para malaikat dan para malaikat pembawa Arsy dan kursi bershalawat kepadanya.

Malam ke-14 Ramadhan : Malaikat datang untuk menyaksikannya shalat taraweh dan kelak Allah tidak akan menghisabnya pada hari kiamat.

Malam ke-13 Ramadhan : Pada hari kiamat dia akan datang dengan keamanan dari segala keburukan.

Malam ke-12 Ramadhan : Pada hari kiamat dirinya akan datang seperti bulan Malam purnama.

Malam ke-11 Ramadhan : Dirinya keluar dari dunia seperti hari kelahirannya dari rahim ibunya.

Malam ke-10 Ramadhan : Allah memberikan rezeki kepadanya kebaikan dunia dan akhirat.

Malam ke-9 Ramadhan : Seakan-akan dia beribadah kepada Allah seperti ibadahnya Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Malam ke-8 Ramadhan : Allah memberikan kepadanya seperti apa yang telah diberikan-Nya kepada Ibrahim ‘Alaihis Salam.

Malam ke-7 Ramadhan : Seakan-akan dia bertemu Musa as dan kemenangannya atas firaun dan Haman.

Malam ke-6 Ramadhan : Allah memberinya pahala seperti orang yang melakukan thawaf mengelilingi Baitul Makmur dan bebatuan pun memohonkan ampunan baginya.

Malam ke-5 Ramadhan : Allah memberinya pahala seperti orang yang shalat di Masjidil Haram, Masjid Madinah, dan Masjid Aqsha.

Malam ke-4 Ramadhan : Baginya pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur dan Al Furqan (Al Qur’an).

Malam ke-3 Ramadhan : Malaikat memanggil dari bawah ‘Arsy Ramadhan : ‘Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang lalu!’

Malam ke-2 Ramadhan : Dirinya diampuni juga (dosa) kedua orang tuannya jika keduanya beriman.

Malam ke-1 Ramadhan : Dosa-dosa orang yang beriman keluar darinya pada malam pertama seperti hari dilahirkan ibunya.

Nah itulah di antara keutamaan amalan shalat tarawih di bulan puasa ramadhan, orang yang akan mendapatkannya ialah mereka yang melaksanakannya, maka dari itu jangan sampai kita sebagai umat muslim tertinggal untuk mengerjakannya.