Tuntunan Tata Cara Bacaan Doa Niat Sholat 5 Waktu Lengkap

Sholat adalah salah satu ibadah paling utama yang harus di dahulukan, sebab kewajiban pelaksanaannya berhubungan dengan ibadah lain dalam arti apabila seorang muslim berpuasa namun tidak mengerjakan sholat maka puasa tersebut batal tidak sah, dan begitu juga untuk ibadah lainnya. Jadi benar-benar pokok utama pembelajaran dalam ibadah yang pertama kali harus di pahami yaitu mengenai bagaimana tata cara sholat yang baik dan benar mulai dari syarat rukun, waktu, pembatalan hingga bacaannya.

Dalam mengerjakan ibadah wajib ini, tidak hanya sekedar memahami gerakan atau bacaan sholat saja sebab banyak sekali hal yang harus benar-benar di pahami agar ibadah tersebut tergolong sempurna hingga ermasuk pada kategori sah. Bahkan jika mengakaji dari kitab-kitab fiqih tentang ibadah maka akan menemukan banyak sekali hal yang berkaitan dengan sholat tersebut, mulai dari syarat untuk bisa mengerjakannya hingga ruku-rukun dalam sholat tersebut yang harus di penuhi.

Sebenarnya perlu anda pahami, bahwa untuk belajar mengenai tata cara termasuk bacaannya tidak hanya cukup membaca dalam buku atau website tetapi mesti langsung belajar kepara para ahli dalam hal tersebut seperti kiyai atau ustadz, karena jika hanya berguru pada pada buku tanpa di sertai guru secara langsung takutnya ada sesuatu yang tidak bisa di pahami oleh pemikiran atau logika secara dhohir, apalagi ini menyangkut ibadah sholat fardhu 5 waktu yang menjadi kewajiban dan harus di laksanakan dengan benar.

Tuntunan Tata Cara Bacaan Doa Niat Sholat 5 Waktu Lengkap

Seperti halnya kami di sini, mohon maaf tidak akan bisa membahas lebih dalam mengenai sholat lima waktu ini secara lebih jauh, namun akan lebih fokus menyajikan ulasan mengenai tata cara dan bacaannya saja termasuk niat untuk tiap waktu maghrib, isya, subuh, dhuhur dan ashar dan jumlah rakaatnya masing-masing tak terkecuali waktunya. Sebab jika harus di bahas secara detail takut ada pembahasan yang tidak di mengerti lalu nanti oleh pembaca di simpulkan dengan pemikirannya masing-masing.

1. Sholat Dhuhur

Untuk awal waktu sholat dhuhur yaitu sejak mulai tergelincirnya matahari hingga datangnya waktu ashar, dan untuk jumlah rakaatnya sendriri yaitu sebanyak 4 rakaat 1 kali salam serta pada rakaat ke 2 sebelum berdiri untuk melakukan rakaat ke 3 melakukan tahiyat atau tasyahud awal dulu. Untuk bacaan niat sholat dhuhur yaitu :

Niat Sholat Dhuhur

اُصَلّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا (إمَامًا) ِللهِ تَعَالَى

Ushollii fardhodl dhuhri arba'a raka'aatim mustaqbilal qiblati adaa-an ma'muuman (imaaman) lillaahi ta'aala.

Artinya : Aku berniat shalat fardu Dhuhur empat raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum (imam) karena Allah Ta'ala

2. Sholat Ashar

Sedangkan untuk awal masuknya waktu sholat ashar yaitu sejak bayangan suatu benda sama panjangnya dengan benda tersebut dan waktu akhir ashar yaitu hingga terbenamnya matahari. Untuk jumlah rakaatnya sendiri yaitu sebanyak 4 rakaat sama seperti sholat dhuhur yaitu melakukan tasyahud awal pada rakaat ke dua. Sementara untuk bacaan niatnya yaitu :

Niat Sholat Ashar

اُصَلّى فَرْضَ الْعَصْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا(إمَامًا) ِللهِ تَعَالَى

Ushollii fardhol 'ashri arba'a raka'aatim mustaqbilal qiblati adaa-an ma'muuman (imaaman) lillaahi ta'aala.

Artinya : Aku berniat shalat fardu 'Ashar empat raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum (imam) karena Allah Ta'ala

3. Sholat Maghrib

Waktu maghrib di mulai sejak terbenamnya matahari dan di akhiri dengan hilangnya awan berwarna merah, sementara jumlah rakaat sholat maghrib ini sebanyak 3 rakaat dengan melakukan tasyahud atau tahiyat awal pada rakaat ke 2. Untuk bunyi bacaan niatnya sendiri yaitu :

Niat Sholat Maghrib

اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا(إمَامًا) ِللهِ تَعَالَى

Ushollii fardhol maghribi tsalaatsa raka'aatim mustaqbilal qiblati adaa-an ma'muuman (imaaman) lillaahi ta'aala.

Artinya : Aku berniat shalat fardu Maghrib tiga raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum (imam) karena Allah Ta'ala

4. Sholat Isya

Nah untuk sholat isya ini waktunya lumayan agak panjang namun tetap dalam sholat harus di lakukan awal waktu yaitu semenjak selesainya waktu maghrib hingga terbitnya fajar yang menandai waktu subuh sudah akan datang. Jumlah rakaatnya sama seperti dhuhur dan ashar yaitu 4 dengan malakukan tasyahud pada rakaat ke 2. Untuk bunyi bacaan niatnya.

Niat Sholat Isya

اُصَلّى فَرْضَ الْعِشَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا(إمَامًا) ِللهِ تَعَالَى

Ushollii fardhol 'isyaa'i arba'a raka'aatim mustaqbilal qiblati adaa-an ma'muuman (imaaman) lillaahi ta'aala.

Artinya : Aku berniat shalat fardu 'Isya empat raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum (imam) karena Allah Ta'ala

5. Sholat Subuh

DI pungkiri atau tidak bahwa sholat subuh menjadi waktu yang cukupp berat bagi sebagian orang sebab susahnya melawan rasa ngantuk, namun tetap karena kewajiban maka harus di laksanakan sholat. Untuk waktunya sendiri yaitu sejak terbit fajar sidiq hingga terbit matahari. Jumlah rakaatnya yaitu hanya 2 saja dan tidak ada tasyahud atau tahiyat awal, sedang bunyi bacaan niatnya yaitu.

Niat Sholat SUbuh

اُصَلّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا (إمَامًا) ِللهِ تَعَالَى

Ushollii fardhodl dhuhri arba'a raka'aatim mustaqbilal qiblati adaa-an ma'muuman (imaaman) lillaahi ta'aala.

Artinya : Aku berniat shalat fardu Dhuhur empat raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum (imam) karena Allah Ta'ala

Penjelasan
Lafadz "ma'muuman" di baca ketika menjadi makmum
Lafadz "imaaman" di baca apabila menjadi imam
Jika sholatnya sendiri maka kedua lafadz tersebut tidak di baca misal "mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta'aala".

Tata Cara Sholat 5 Waktu Dan Bacaannya

1. Takbiratul Ihram sambil menghadirkan Niat di dalam hati

Bacaan Takbiratul Ihram

اَللهُ اَكْبَرُ

Allahu Akbar

2. Di Lanjut Dengan Membaca Doa Iftitah

Bacaan Doa Iftitah

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. إِنِّىْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ.

Alla-ahu Akbaru kabiiraw-walhamdu lil-laahi katsi-iran, wa subhaanallaahi bukrataw-wa’ashi-ila. Inni-i waj-jahtu wajhiya lilladzii fatharas-sama-awa-ati wal ardha haniifam-muslimaw-wama-a anaa minal musyriki-ina. Inna shala-atii wa nusukii wa mahyaa-ya wa mama-atii lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimi-ina.

Artinya : Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji yang sebanyak-banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagi-Nya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim).

3. Selanjutnya Membaca Surat Al-Fatihah

Bacaan Surat fatihah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (١
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (٢
الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (٣
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ (٤
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ (٥
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ (٦
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ (٧

Bismilla_hir rahma_nir rahim(i).

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Alhamdu lilla_hi rabbil 'a_lamin(a)
.
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Ar rahma_nir rahim(i).

Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Ma_liki yaumid din(i).

Yang menguasai di Hari Pembalasan.

iyyaaka na’budu wa-iyyaaka nasta’iinu.

Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.

ihdinaa alshshiraatha almustaqiima.

Tunjukilah kami jalan yang lurus,

Shiraathalladziina an’amta ‘alayhim ghayrilmaghdhuubi ‘alayhim walaaldhdhaalliina.

(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

4. Di Lanjut Dengan Membaca salah satu surat dari al-qur'an, boleh apa saja sekemampuan masing-masing misalnya membaca surat pendek seperti al-akhlas.

قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ ﴿٢﴾ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾ وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ ﴿٤

Qul huwa allaahu ahadun,
allaahu shamadu,
lam yalid walam yuuladu,
walam yakun lahu kufuwan ahadun.

Artinya : Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu
Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan
Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia


5. Di Lanjut Dengan Ruku

Bacaan Ketika Ruku

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ

Subhana rabbiyal 'adzimini wabihamdihi (sebanyak 3x)

Artinya : Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung Dan Dengan Memuji-Nya.

6. Kemudian berdiri atau 'itidal

Bacaan Doa 'itidal

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ ,رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّموَاتِ وَمِلْءُ اْلاَرْضِ وَمِلْءُمَاشِئْتَ مِنْ شَيْئٍ بَعْدُ

sami’allahu liman hamidah, Rabbanaa lakal hamdu mil'us samaawaati wa mil ul ardhi wa mil 'umaasyi'ta min syai'in ba'du.

Artinya : Allah mendengar orang yang memuji-Nya, Wahai Tuhan Kami ! Hanya Untuk-Mu lah Segala Puji, Sepenuh Langit Dan Bumi Dan Sepenuh Barang Yang Kau Kehendaki Sesudahnya.

7. Lalu di lanjut Sujud

Bacaan Sujud Dalam Sholat

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلاَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal a'alaa wabihamdihi (DI baca sebanyak 3x)

Artinya : Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi Dan Dengan Memuji-Nya

8. Selanjutnya Duduk Di Antara 2 sujud

Bacaan Doa Duduk Di Antara 2 Sujud

رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa'aaifinii Wa'fu 'annii

Artinya : Ya Allah,ampunilah dosaku,belas kasihinilah aku dan cukuplah segala kekuranganku da angkatlah derajatku dan berilah rezeki kepadaku,dan berilah aku petunjuk dan berilah kesehatan padaku dan berilah ampunan kepadaku

9. Sujud Lagi Yang Kedua Kalinya dengan bacaannya sama seperti sujud yang pertama

10. Berdiri Untuk Melakukan Rakaat Kedua.

Setelah itu ulangi tata cara sholat di atas tiap rakaat yang kemudian nanti jika melakukan sholat dhuhur di selang dengan tasyahud awal pada rakaat ke dua dan nanti di akhiri tasyahud akhir, berikut bacaan doanya.

Bacaan Doa Tasyahud / Tahiyat Awal

اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ اَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِاللهِ الصَّالِحِيْنَ، أَشْهَدُ اَنْ لآ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَاَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهُ، اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

At-tahiyatul mubarakatus solawatut taiyibatu laillah. Assalamu'alaika aiyuhan nabiyu warahmatullayhi wabarakatuh. Assalamu'alaina wa'la 'ibadillahis salihin. Asyahadu alla illaha illallah. Wa'asyhadu anna Muhammadar Rasulullah. Allahumma solli'ala Muhammad.

Artinya : Salam dan sejahtera, sembah bakti dan segala kebaikan bagi Allah. Salam atasmu wahai Nabi dan rahmat Allah dan keberkatanNya. Demikian pula mudah mudahan dianugerahkan kepada kita dan kepada segenap hamba-hambaNya yang soleh. Aku mengaku bahawa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku mengaku bahawa Nabi Muhammad itu pesuruh Allah. Ya Allah berilah rahmat dan kesejahteraan kepada junjungan kita Nabi Muhammad.

Bacaan Tahiyyat / Tasyahud Akhir

اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ اَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِاللهِ الصَّالِحِيْنَ، أَشْهَدُ اَنْ لآ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَاَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهُ، اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَرَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

At-tahiyatul mubarakatus solawatut taiyibatu laillah. Assalamu'alaika aiyuhan nabiyu warahmatullayhi wabarakatuh. Assalamu'alaina wa'la 'ibadillahis salihin. Asyahadu alla illaha illallah. Wa'asyhadu anna Muhammadar Rasulullah. Allahumma solli'ala Muhammad wa'ala aliMuhammad. Kama sollaita'ala Ibrahim wa'ala aliIbrahim. Wabarik 'ala Muhammad wa'ala aliMuhammad. Kama barakta 'ala Ibrahim wa'ala aliIbrahim. Fil 'alamina innaka hamidummajid.

Artinya : Salam dan sejahtera, sembah bakti dan segala kebaikan bagi Allah. Salam atasmu wahai Nabi dan rahmat Allah dan keberkatanNya. Demikian pula mudah mudahan dianugerahkan kepada kita dan kepada segenap hamba-hambaNya yang soleh. Aku mengaku bahawa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku mengaku bahawa Nabi Muhammad itu pesuruh Allah. Ya Allah berilah rahmat dan kesejahteraan kepada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarga Muhammad. Seperti apa yang telah Engkau anugerahkan kesejahteraan kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Dan berkatilah Muhammad dan keluarga Muhammad. Seperti yang Engkau berkati Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Tinggi.

Nah Sampai di sini maka kita sudah bisa melaksanakan sholat dengan benar,dan sekerang apabila sudah mengetahui bagaimana bacaan serta panduan tata caranya maka di lanjut dengan memahami seputar syarat dan rukun pada sholat agar lebih mantap lagi sholatnya sehingga jika sudah mengetahui hal ini, nantinya apa yang di larang dalam sholat bisa di jauhi dan apa yang di anjurkan di laksanakan.

1. Syarat wajib sholat
Beragama islam
Baligh atau mencapai batas dewasa menurut syaria
Berakal
Tidak dalam keadaan haid atau nifas
Mengetahui Kewajiban holat

2. Syarat sah sholat

Suci dari hadas kecil (dengan wudhu) dan hadas besar (dengan mandi wajibr).
Suci badan, pakaian dan tempat shalat dari berbagai macam najis.
Menutup aurat
Menghadap kiblat.
Sudah masuk waktu sholat.

3. Rukun Sholat

1. niat
2. Takbiratul ihram,
3. berdiri Kepada orang yang mampu,
4. membaca Al-fatihah
5. ruku
6. Thuma’ninah setelah ruku
7. i’tidal
8. Thuma’ninah stlh i’tidal
9. Sujud 2x
10. Tuma’ninah di dlm sjud.
11. Dduk d antra 2 sujud.
12. tuma’ninah di antra 2 sujud.
13. Tasyahud akhir
14. Duduk setelah tasyahud.
15. Membaca shalawat
16. membaca salam
17. Tartib

4. Hal-Hal Yang Dapat Membatalkan Sholat

Berhadats (seperti kencing dan buang air besar).
Terkena najis, jika tidak dihilangkan seketika, tanpa dipegang atau diangkat (dengan tangan atau selainnya).
Terbuka aurat, jika tidak ditutup seketika.
Mengucapkan dua huruf atau satu huruf yang dapat difaham dan mengandung arti serta disengaja(seperti: qi = jaga olehmu!).
Mengerjakan sesuatu yang membatalkan puasa dengn sengaja.
Makan yang banyak sekalipun lupa.
Bergerak dengan tiga gerakan berturut-turut sekalipun lupa.
Melompat yang jauh( bergerak seluruh anggota atau sebagian besar dari badan yang tidak diperlukan)..
Memukul yang keras.
Menambah rukun fi’li dengan sengaja(seperti menambah rakaat) .
Mendahului imam dengan dua rukun fi’li dengan sengaja.
Tertinggal oleh imam denga dua rukun fi’li tanpa udzur.
Niat yang membatalkan shalat.
Berniat akan membatalkan shalat,menangguhkan membatalkan shalat dengan sesuatu(seperti: apabila saudaraku dating,aku akan batalkan shalat ini dsb).dan merasa ragu-ragu dalam membatalkannya

Itulah sedikit dari tulisan mengenai bacaan dan tatacara sholat wajib atau fardhu 5 waktu, bagi anda yang memang kurang memahami hal tersebut jangan di nanti-nantikan, segera untuk di pahami dan hafalkan bacaannya. Sekarang tinggal mempelajari lebih jauh semua yang masih ada kaitannya dengan tuntunan tata cara bacaan doa niat sholat 5 waktu lengkap, jumat, magrib, latin, mp3, pdf, subuh, artinya, tahajud, dhuha, hajat dan lain sebagainya agar lebih mantap lagi pemahaman dalam sholat ini.